Tips and Tricks for Public Speaking
Halo Sobat Buddhi!
Kegiatan kali ini mengangkat tema “Tips and Tricks for Public Speaking” yang memberikan banyak insight menarik tentang bagaimana cara berbicara di depan umum dengan percaya diri. Tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung yang seru dan interaktif.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Miss Dian Nofita Sari, S.Pd., M.M.. Melalui penyampaiannya, beliau menekankan bahwa bahasa bukan hanya soal tulisan, tetapi juga tentang bagaimana kita berkomunikasi secara efektif. Beliau juga mengingatkan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin, berani mencoba, dan tidak takut melakukan kesalahan. Karena pada dasarnya, proses belajar dimulai dari keberanian untuk mencoba. Harapannya, seluruh peserta dapat menjadi lebih aktif dalam melakukan hal-hal positif.
Selanjutnya, peserta diberikan beberapa tips penting dalam public speaking, di antaranya:
- Menggunakan gestur atau body language saat berbicara
- Menyesuaikan gestur dengan makna yang disampaikan
- Mengatur volume suara agar tidak monoton
- Mengontrol tempo berbicara
- Mengubah nada suara agar tidak terdengar seperti robot
- Mengelola rasa gugup, karena itu hal yang wajar
- Memahami isi materi tanpa harus menghafal setiap kata
- Melakukan kontak mata dengan audiens

Menariknya, seluruh tips tersebut tidak hanya dijelaskan, tetapi juga dicontohkan secara langsung. Peserta dapat melihat perbedaan antara cara penyampaian yang menarik dan yang kurang efektif, sehingga lebih mudah untuk dipahami dan diterapkan.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan oleh Mister Devlen yang mengajak seluruh peserta untuk mempresentasikan hobi masing-masing. Peserta dibagi menjadi 9 kelompok. Meskipun bekerja dalam kelompok, presentasi tetap dilakukan secara individu di depan kelas, dengan waktu sekitar 10 menit untuk setiap kelompok.

Mister Devlen bersama mentor English 1 lainnya kemudian memberikan penilaian terhadap setiap penampilan. Kelompok yang mampu menyajikan presentasi paling menarik dengan menerapkan tips dan trik public speaking pun berhasil keluar sebagai pemenang.
Sebagai penutup, sesi tanya jawab berlangsung dengan antusias dan menunjukkan tingginya minat peserta terhadap materi yang telah dipelajari. Melalui sesi ini, pemahaman peserta semakin berkembang sekaligus mendorong mereka untuk lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan kemampuan public speaking mereka. Diharapkan, pengalaman ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi peserta di masa depan.
“Berbicaralah dari hati maka ketulusan hati kita akan tersalurkan ke lawan bicara lewat kata-kata.”
— Merry Riana
Ditulis oleh Jacqueline Kevina Wijaya Cen dan Padma Ratna
Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini