BERITA

Detail Berita

Semangat Kreatif dalam Pelestarian Budaya

Minggu, 27 Oktober 2024 16:38 WIB
54 |   -

Hallo Sobat Buddhi! Kembali lagi dengan informasi terbaru dari SMA Buddhi. Pada tanggal 18 Oktober 2024, SMA Buddhi mengadakan kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) untuk kelas X dan XI. P5 kali ini bertemakan Bhinneka Tunggal Ika, Kewirausahaan dan Kearifan Lokal. Acara ini dipandu oleh Naomi Ceciliaz Kim dan Debora Narwastudhita Gea yang siap membawakan acara dengan penuh semangat. Acara ini dimulai dengan pembacaan doa oleh Seina Gunawan, lalu dilanjutkan dengan kata sambutan dari kepala sekolah yang diwakili oleh Sir Andreas. Beliau berharap agar semua siswa/i dan orang tua dapat menyaksikan acara ini dengan baik dan saksama.

Acara ini dimulai dengan penampilan tari saman dari Aceh oleh kelas 10C. Selanjutnya, presentasi menarik mengenai bakcang yang disampaikan oleh Cide dan Kode benteng. Dalam presentasi ini mereka memaparkan tentang asal usul bakcang yang berasal dari hokkien, yang berarti makan yang berisi daging. Namun, bakcang ini sudah mengalami akulturasi dengan Indonesia dengan menggunakan nasi dan ayam. Bakcang bukan hanya sekedar makanan namun memiliki sejarah yaitu melambangkan penghormatan terhadap loyalitas dan patriotrisme. Daun melambangkan manusia dan alam perlindungan/persembahan pada dinasti cieng dan pemberkahan dan kebersamaan.

Acara semakin meriah dengan dilengkapi dengan berbagai stan menarik dari berbagai daerah yaitu Aceh, Banten, Palembang, Sumatra Barat, yang menyajikan beragam makanan khas seperti kue cucur, teh tarik, tahu sumedang dan makanan khas lainnya.

Setelah itu, dilanjutkan dengan penampilan seni  oleh kelas 11 dengan tari nusantara, lalu penampilan tari jawara oleh kelas 10B, dilanjutkan dengan tarian dari kelas 10B dan penampilan terakhir yaitu tari indang yang memukau dari kelas 10A.

Tak hanya penampilan seni budaya, ada juga kegiatan pembuatan bakcang yang dilakukan oleh kelas 11 yang juga menjadi sorotan utama. Kegiatan pembuatan bakcang ini merupakan bagian dari tugas P5 untuk kelas 11 yaitu tentang kearifan lokal. Bakcang merupakan kearifan lokal budaya tionghoa yang rutin dilakukan setiap tahunnya. Bakcang biasanya dibuat saat perayaan PehCun atau perahu naga yang dulunya dilakukan oleh etnis peranakan di Kota Tangerang atau Cina Benteng. Bakcang terbuat dari nasi yang berisi daging cincang, kemudian dibungkus dengan daun berbentuk segi lima.

Pembuatan bakcang akan diarahkan oleh cide kode benteng untuk membantu siswa/i membuat bakcang agar mendapatkan hasil yang sempurna. Dalam pembuatan bakcang ini diharapkan agar siswa/i dapat memahami cara pembuatan bakcang agar mereka dapat melestarikannya sebagai kearifan lokal budaya Kota Tangerang. Setelah bakcang sudah matang dan siap disantap, siswa/i kelas 11 menyiapkan bakcang yang sudah matang tersebut diatas piring dan menyajikannya dengan menarik agar dapat menambahkan kesan yang dapat mengugahkan selera yang melihatnya. Bakcang yang sudah disajikan tersebut akan diberikan kepada guru yang akan menilainya, baik dari rasa maupun cara menyajikannya.

Kegiatan P5 ini tidak hanya sebuah ajang hiburan, ini adalah kesempatan emas bagi siswa/i untuk memahami dan merayakan kekayaan budaya mereka, sekaligus menyadari pentingnya kearifan lokal. Dengan kegiatan ini, diharapkan siswa/i SMA Perguruan Buddhi dapat terus belajar dari budaya yang ada dan menjaga serta melestarikan kearifan lokal. Melalui pengenalan tari, makanan, dan cara pembuatannya, diharapkan budaya-budaya ini akan terus hidup dan tidak hilang seiring berjalannya waktu.

 

Mari bersama-sama kita menjaga dan melestarikan budaya kearifan lokal kita!

 

Ditulis oleh Gessany dan Callista


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini