Membawa Pulang 2 Piala, SMA Perguruan Buddhi Berprestasi!
Halo teman-teman buddhi! Seperti yang kita ketahui, bahwa pada tanggal 31 Juli 2024 telah diadakan pembekalan tentang memanfaatkan konten digital untuk menjaga Bahasa Daerah oleh Kantor Bahasa Provisi Banten. Tentu saja SMA Perguruan Buddhi ikut berpartisipasi dalam lomba dan pada tanggal 22 Oktober 2024 di Kota Serang para peserta diundang untuk menyelebrasikan kemenangan. Kelompok yang lolos dari SMA Perguruan Buddhi turut diundang untuk mengikuti Selebrasi Krida Duta Bahasa bagi Aktivis Sekolah dan Kampus Penggerak Literasi dalam Rangka Pembinaan Literasi Generasi Muda.
Acara diadakan di Hotel Puri Kayana, Serang. Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh siswa/I dari sekolah lain se-provinsi Banten. Sungguh membanggakan bahwa kelompok 2 dan 4 yang mewakili SMA Perguruan Buddhi turut hadir.
Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Bahasa Indonesia, Bapak Asep Juanda, S.Ag., M.Hum selaku Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten menyampaikan sambutan pembukaan. Beliau mengatakan bahwa Krida adalah Tindakan, Gerakan, Langkah-langkah terhadap Bahasa agar terus terjaga. Beliau juga mengharapkan kepada siswa dan mahasiswa sebagai perwakilan perubahan dalam berbahasa daerah. Bahasa daerah tentunya perlu dirawat sedemikian rupa agar tidak hilang.
Bapak Asep mengatakan bahwa hal ini adalah upaya yang dilakukan dalam meng-eksiskan Bahasa Daerah sesuai dengan kapasitasnya seperti kapan dan dimana pemakaiannya. Beliau juga menyampaikan agar terus bersemangat dan bangkitkan Bahasa Daerah untuk terus eksis dalam Masyarakat! Mengingat Indonesia juga menjamin keberagaman.
Lalu dilanjut oleh Bapak Imam Santoso, S.E., M.M untuk memberikan materi pertama yaitu, Pembinaan Generasi Muda. Bapak Imam adalah perwakilan dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten. Beliau mengatakan bahwa pentingnya kita untuk ikut serta melestarikan Bahasa Daerah, karena jika punah akan terjadi kerugian bagi negara ini. Kita harus bangga dengan Bahasa kita sendiri yang tidak krisis identitas.
Tujuan pembangunan kepemudaan untuk;
- Penyadaran.
- Pemberdayaan (pelatihan).
- Pengembangan.
Ketiga hal tersebut adalah upaya positif yang dapat diikuti oleh Masyarakat Indonesia karena Dinas Kepemudaan dan Olahraga sering mengadakan banyak aktivitas bermanfaat seperti kegiatan seleksi para wirausaha muda.
Tak lupa pada tahun 2045 Indonesia ingin mencapai Indonesia Emas dengan Sumber Daya Manusia yang berdaya saing dan produktif, hal ini diduga akan membantu untuk mencapai Indonesia Emas pada tahun 2045. SDM merupakan komponen yang penting dalam mewujudkan Indonesia Emas dan status negara yang maju.
Materi kedua diberikan oleh Bapak Dr. Firman Hadiansyah, M.Hum yang menyampaikan tentang Industri Kreatif: Generasi, Bahasa, dan Sastra. Beliau menyampaikan bahwa generasi memiliki tipe yang berbeda dan sulit untuk selaras dengan setiap generasi, walau berusaha namun akan tetap ada jarak diantaranya. Seperti, generasi milenial lebih senang atau dapat hiburan dari novel ternama karena keterbatasan pilihan sedangkan generasi z sudah banyak hiburan di masa sekarang yang pastinya lebih menarik dan canggih. Pak Firman mengatakan bahwa dahulu sangat sulit untuk mencari referensi karena keterbatasan, namun sekarang cenderung lebih suit mendapatkan pilihan karena terlalu banyak.
Indonesia saat ini didominasi oleh gen-z dan milenial karena dianggap lebih melek teknologi, kreatif, senang berekspresi, menerima perbedaan. Tetapi kelemahannya adalah memiliki ketakutan yang berlebihan, takut tertinggal, mudah cemas dan stress, mudah mengeluh dan cenderung rapuh. Hal ini disebabkan karena setiap generasi memiliki kekurangan dan kelebihannya, memiliki dunia dan zaman yang sudah berbeda juga memengaruhi perubahan generasi.
Bapak Firman menjelaskan bahwa Bahasa dan Sastra perlu dikuatkan dalam industri kreatif karena orang yang kreatif tidak akan mati. Menulis adalah salah satu industri kreatif yang disenangi anak muda sekarang, hal ini bisa menjadi salah satu momentum untuk masuk ke dunia baru yang lebih menyenangkan dan memliki lapangan pekerjaan yang baru. Beliau berpendapat bahwa dunia ini semakin maju dan orang-orang kreatif tidak dapat digantikan oleh siapapun. Dunia kreatif memakai rasa dan jiwa yang dibedakan dengan hal lain atau teknologi AI.
Lalu peserta dibuat semakin bersemangat karena MC akan mengumumkan peserta yang berhasil menjadi pemenang! Peserta menonton hasil karya nya di layar proyektor bersama-sama dan setelah itu pengumuman peserta terbaik atau pemenang dari karya bermanfaat yang dilombakan akan dibacakan.
Kelompok 2 dan kelompok 4 dari SMA Perguruan Buddhi berhasil membawa pulang 2 piala dan 20 sertifikat! Berikut adalah nama-nama siswa/I yang berhasil bertaruh dan melukis prestasi baru di SMA Perguruan Buddhi;
- Arief Satya Lesmana
- Arya Tjiutanto
- Audrey Nirmala Citra Dewi
- Felica Jeanet
- Fricilia Marcelin
- Gessany Monday Jesny Gulo
- Gisela Stephanie
- Jennyfer
- Jessen Yusuf
- Jesslyn Alvina
- Kadek Ananda Chandradevi
- Keizha Paramitta
- Kevine Immanuel Lie
- Kenny Muliadi
- Komang Juna
- Lionel Andres Messi
- Septian A.P
- Shania Jennifer Gavrila
- Veline Chandra
- William Tanandy
Selamat kepada para pemenang yang telah meraih juara 1 dan juara 2! Perlu diingat bahwa ini merupakan awalan yang sangat bermanfaat untuk masa yang akan datang, pertahankan prestasi dan kreativitas dalam diri masing-masing! Terima Kasih telah menyalurkan ide dan berhasil terpilih sebagai peserta terbaik.
“Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing, Salam Literasi!”
Karena kita adalah generasi yang muda, bangga, dan berbahasa!
By Keizha Paramitta
Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini