BERITA

Detail Berita

“ Hindari berbuat jahat, perbanyak kebajikan, sucikan hati dan pikiran”

Selasa, 11 Maret 2025 10:32 WIB
31 |   -

Halo sobat Buddhi semua! Namo Buddhaya. Kali ini SMA Perguruan Buddhi kembali merayakan hari raya besar agama Buddha, yaitu Magha Puja. Nah apasih Magha Puja itu? Magha Puja merupakan hari raya yang memperingati 4 peristiwa penting yang terjadi secara tidak sengaja dalam 1 hari. Sang Buddha bertemu dengan 1.250 Bhikkhu yang ditahbiskan oleh beliau sendiri di Vihara Veluvana, semua Bhikkhu yang hadir telah mencapai tingkat kesucian Arahat dan memiliki kesaktian atau kemampuan batin. Pada tanggal 22 Februari kemarin, SMA Perguruan Buddhi merayakan Magha Puja di Vihara Padumuttara. Sebelum melanjutkan acara, para siswa mendengar lagu “Indahnya Kasih” yang dinyanyikan oleh siswi Cynthia Anatha. Kemudian acara dilanjutkan dengan prosesi Magha Puja, yaitu persembahan dupa, air, bunga, dan buah-buahan kepada Sangha yang telah ditahbiskan.

Lalu para siswa mendengarkan lagu “Harumnya Kebajikan” yang dibawakan siswi Cynthia Anatha dan Sheline Winata. Kemudian acara diawali dengan sambutan dari Ir. Retno Widyastuti, M.M. Selaku kepala sekolah SMA Perguruan Buddhi. Barulah prosesi Magha Puja dimulai. Acara prosesi Magha Puja di Padummuttara dibuka dengan pembacaan paritta oleh pimpinan kujhabhakti. Dan meditasi selama 30 menit yang diikuti oleh seluruh murid SMA perguruan Buddhi. Nah sebelum memaparkan lebih lanjut, sobat Buddhi tahu kan tak kenal maka tak sayang. Jadi sudah tahu belum makna dan pentingnya menjalankan tradisi Magha Puja ini? Udah kepikiran jawabannya belum? Nah jadi perayaan prosesi Magha Puja ini memiliki makna yang penting loh bagi umat Buddha. Dimana pada peristiwa ini Sang Buddha saat membabarkan Dharma diantaranya pentingnya umat menghindari perbuatan jahat, menambah kebajikan, kesucian hati dan pikiran.

Kembali ke acara, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Bapak Wira Fernandes selaku direktur utama SMA perguruan Buddhi.

Lalu Bante memasuki dhammasala diiringi para siswa yang mengucapkan salam Buddhis. Dilanjutkan pembicaraan dari Bante terkait kehidupan, dan peristiwa Magha Puja kepada para siswa. Yang ditutup dengan pembacaan paritta serta pemercikan air paritta oleh Bante. Sebelum acara berakhir, para siswa mendengarkan lagu “Untuk Direnungi” yang dibawakan oleh Sheline Winata, dan pelaksanaan dana paramitta. Kemudian diakhiri dengan pembacaan Namakhara Phata dan Pattidhana. Nah itu dia rangkaian dan meriah nya pelaksanaan acara prosesi Magha Puja di padummuttara. Semoga informasi tadi bermanfaat ya! Sampai jumpa di artikel lainnya sobat buddhi! Penulis: Kevine Immanuel Lee dan William Tanandy


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini